Browsing Tag

Lactacyd White Intimate

Cerita Bunda

Bijak Memilih Sabun Pembersih Sekaligus Pencerah Daerah Kewanitaan

lactacyd-white-intimate-cutdekayi.com

Melayani suami adalah kewajiban istri. Untuk itu, membersihkan diri dan mempercantik penampilan untuk suami juga hukumnya wajib, lho. Suami mana yang mau istrinya kurang menawan setiap dipandang?

Jujur, sebelum menikah saya adalah orang yang merasa baik-baik saja. Sehat fisik dan mental. Begitupun setelah menikah dan melahirkan beberapa bulan silam, saya tetap merasa baik-baik saja dengan kondisi badan saya. Saat itu saya belum paham akan kesehatan dan kecerahan daerah kewanitaan saya yang ternyata juga bisa menggelap.

Ternyata, saya yang tak pernah memerhatikan daerah kewanitaan sejak menikah hingga nifas berakhir beberapa bulan silam, harus berkutat dengan keputihan. Bukan hanya itu, sayapun merasa daerah kewanitaan saya sudah tak secerah sebelumnya. Membuat saya krisis pede dan jadi malu-malu kucing.

Gimana ga krisis pede, usia pernikahan saya baru akan dua tahun November 2016 nanti. Saya dan suami juga masih sama-sama muda. Usia kami berdua masih di bawah 25 tahun, dan masih bersemangat menjemput mimpi bersama. Masa iya istrinya baru beranak satu sudah kurang menjaga diri?

Padahal, saya juga selalu mencuci bersih setiap selesai buang air kecil (BAK), lalu kenapa keputihan datang? Mengapa jadi kurang cerah? Sebagai istri dan seorang ibu juga mahasiswi, jujur saya takut masalah ini mengganggu aktivitas saya.

Sayapun mencari tau, penyebab kehitaman yang mendera daerah kewanitaan saya, dan saya mendapat jawaban pasti.

Aktivitas kendaraan bermotor terlalu lama membuat beberapa daerah di tubuh saya lembab dan melekuk tubuh hingga bergesekan antara pakaian dan tubuh. Padahal saya adalah seorang wanita yang kemana-mana menggunakan pakaian longgar, lho!

Terus gimana dong? Aktivitas mengendarai motor kan tak bisa saya kesampingkan?

Setelah ke sana kemari mencari informasi akhirnya saya mendapatkan titik cerah. Sumringah saya ceritakan kegalauan pada suami yang dengan enteng dia menjawab,”oh gara-gara itu. Tapi abang ga masalah kok.’ iya sih, dia ga masalah, tapi ya namanya istri mau selalu perfect di depan suami, kan?

Keputihan

Hal pertama yang saya cari tau adalah keputihan. Keputihan itu ada yang normal dan abnormal. Normal itu tidak disertai dengan rasa gatal bahkan perih. Warnanyapun putih bening. Berbeda dengan yang abnormal, warnanya bermacam ragam tergantung dari bakteri atau jamur yang menjadi penyebab.

Alhamdulillah, keputihan saya termasuk dalam kategori normal.

Namun saya tak mau tinggal diam. Sepertinya kecerahan di daerah kewanitaan menjadi sorotan saya sekarang ini. Saya sudah punya anak satu. Mungkin bisa meremajakan masa pernikahan ke masa-masa honeymoon dulu, hehehe.

Hal yang Saya Lakukan Untuk Mencegah Keputihan dan Kegelapan di Daerah Kewanitaan

Akhirnya saya mencoba untuk mulai hidup bersih, dan membangun kepercayaan diri dengan menjaganya dengan cara :

1. Menjaga agar CD tidak lembab

Setelah selesai buang air kecil (BAK), saya selalu memeriksa kondisi CD, apakah lembab, apakah masih nyaman untuk saya gunakan? Jika tidak maka saya akan mengganti dengan CD yang lain. Biasanya saya membawa CD sekali pakai. Yaitu CD yang jika sudah selesai dipakai, ya dibuang. Sudah banyak kok di supermarket terdekat.

2. Membawa handuk kecil

Tidak semua kamar mandi umum terdapat tisu toilet. Jadi untuk mengantisipasi, saya membawa handuk kecil sendiri.

Setelah BAK, saya me-lap bagian genital dan memastikan tidak ada tersisa air di sana. Handuk kecil ini jangan sampai dipakai bersamaan dengan teman, atau bahkan setelah itu malah mengusap wajah. Usahakan untuk tetap steril dan menjaga kebersihan tangan.

3. Menggunakan Lactacyd White Intimate

Lactacyd white intimate adalah sabun pembersih kewanitaan pilihan saya. Sebelum saya membeli, terlebih dahulu saya cari tau tentang kandungan dan manfaat lactacyd. Sesuai ga dengan yang saya butuhkan? Jadi ga sembarang beli gitu aja.

Alasan Memilih Lactacyd White Intimate

Sesuai dengan kasus saya di atas, yakni sebagai istri dengan kepercayaan diri yang kurang, saya memilih lactacyd white intimate secara bijak. Fungsi, kandungan dan aturan pakainya pun sesuai dengan yang saya butuhkan :

1. Lactacyd white intimate ini mengandung bahan-bahan alami, yakni ekstrak susu, bengkoang dan algo white.

2. Fungsinya sesuai dengan kandungan dan namanya ‘white’ maka bekerja untuk mencerahkan secara merata daerah kewanitaan.

3. Sebelum diluncurkan, lactacyd white intimate ini telah diuji ke 200 perempuan ASIA dan terbukti secara dermatologis efektif mencerahkan daerah kewanitaan dalam waktu 4 minggu saja alias 1 bulan. Wow cepat, ya! Hihihi.

Jadi, buat yang pengen nikah sebulan dari sekarang bisa nih dicoba lactacyd white intimate-nya. Eh emang bisa digunakan untuk para gadis? Bisa dong!

4. Lactacyd white intimate bukan hanya buat istri krisis kepercayaan diri macam saya ini. Tapi bisa digunakan bagi yang belum menikah juga. Selain berfungsi sebagai sabun pembersih, lactacyd white intimate juga menjaga agar daerah kewanitaan yang sering berkeringat dan dipakaikan pakaian yang ketat tetap cerah! Penggunaannya juga bisa setiap hari. Saya sih biasanya sehabis mandi sebelum beraktivitas kembali.

Perubahan Setelah Menggunakan Lactacyd White Intimate

Setelah saya coba lactacyd white intimate sekali sehari setiap habis mandi, ada perasaan nyaman baik ketika beraktivitas maupun sedang bermalas-malasan. Jika diajak aktivitas, kondisi daerah kewanitaan tidak terlalu berkeringat lagi seperti hari di mana saya belum menggunakan lactacyd white intimate.

Keputihanpun sudah jarang saya temui. Daerah kewanitaan mulai cerah seiring waktu berlalu hingga tepat 1 bulan saya gunakan. Seneng? Iya dooong.

Alhamdulillah, lactacyd white intimate #ProvenSelfV menjawab kegalauan saya. Ibu dan istri yang masih perlu banyak belajar menyenangkan hati suami. Berlama-lama di kampus jadi tak masalah lagi. Melayani suamipun jadi tenang dan bahagia.

Mungkin ibu-ibu di luar sana juga mau menggunakannya? Silakan saja, bu. Sudah saatnya menyamankan bagian kewanitaan, bukan cuma buat diri sendiri tapi buat suami juga. Kalau bukan hari ini kita peduli dengan diri kita sendiri, kapan lagi? Insya Allah, istri nyaman, suamipun senang. Anak? Riang deh.. Hehehe.

Yuk, bijak memilih sabun pembersih sekaligus pencerah daerah kewanitaan kita! :)

Banda Aceh, 14 April 2016

@cutdekayi

lactacyd white intimate