Kompetisi

Pegadaian: Sahabat Kita Semua

gadai-emas-pegadaian

Lumrah diketahui oleh sebagian orang bahwa menikah di Aceh membutuhkan modal yang besar, terutama masalah permintaan mahar yang tinggi.  Jika disikapi dengan bijak, permintaan mahar yang tinggi oleh orangtua perempuan pada adat menikah di Aceh bukanlah momok yang menakutkan. Sebab nantinya setelah menikah, mahar itu dapat  dijadikan modal untuk menyokong  rumah tangga pada awal-awal pernikahan. Sehingga sesusah apapun kondisi keuangan suami, diharapkan mahar yang telah diberi ke si istri mampu mengokohkan kembali ekonomi yang goyah. Dari sinilah perempuan Aceh mengenal pegadaian.

gadai-emas-pegadaian

Saya mengenal pegadaian sudah sejak sebelum menikah. Bunda sering mengajak saya ikut serta ke pegadaian baik saat Ramadan menjelang maupun saat akhir bulan tiba. Dulu, saya belum mengerti tujuan bunda ke pegadaian itu apa. Yang saya tau, cincin di jari manis bunda sudah bertukar dengan uang sekian juta.

Makin ke sini, saya makin tau fungsi pegadaian yakni sebagai tempat gadai emas. Pikiran lain mendatangi, daripada digadai bukankah lebih baik kalau dijual saja? Pasti harga jualnya lebih tinggi dari hari beli pertama, terutama jika harga emas memang naik. Dan pikiran itu dibantah oleh Bunda. Karena menurut bunda, kalau emas sudah dijual, kita tidak punya investasi lagi. Entah kapan kita mampu untuk membeli emas, sementara siklus kebutuhan hidup belum tentu stabil. Jika emas digadai, minimal gaji bulanan akan kita sisihkan untuk mengambil kembali emas yang sudah digadai sebelum jatuh tempo. Ada perasaan tanggung jawab untuk mengambilnya kembali dan itu menjadi motivasi terbesar untuk tetap memiliki emas.

Pengalaman Pertama Gadai Emas di Pegadaian

Hingga beberapa waktu lalu setelah menikah, saya yang juga memiliki perhiasan dalam bentuk emas juga dihadapkan dalam dua pilihan. Jual atau gadai. Saat itu keadaan mengharuskan saya untuk memilih salah satunya, untuk menunjang kehidupan kami dan bisnis suami.

“Kalau kita jual, nanti waktu beli cincin baru, bisa jadi beda dengan yang adek pakai sekarang. Walaupun bentuk, berat dan ukiran Ayi-Aslan di bawah cincin itu masih bisa disamakan, namun tetap aja pasti beda. Jangan dijual deh.” Kata suami dengan berat hati ketika saya menyodorkan cincin pernikahan kami.

Akhirnya, setelah berdiskusi satu sama lain dan juga berdasarkan pengalaman dari Bunda, sayapun meminta suami untuk menggadai saja cincin emas kami ini. Dan sejurus kemudian, kami pun mendatangi kantor pegadaian syariah terdekat.

Tidak perlu waktu yang lama dengan syarat selembar kartu identitas (KTP/SIM), cincin emas kami langsung bertukar dengan uang sekian juta rupiah yang telah dihitung sesuai harga emas saat itu. Nantinya, kami hanya perlu menebusnya tanpa perlu takut harga emas akan naik. Sebanyak apa uang yang kita terima, sebanyak itulah yang akan kita bayar, ditambah biaya ujrah (upah/gaji) persepuluh hari sebelum tanggal jatuh tempo, yang memang tidak memberatkan kita sebagai Rahin (nasabah).

cutdekayi 5

Pegadaian yang kami datangi adalah pegadaian syariah yang memang menerapkan sistem syariah bebas riba dan tentu saja menentramkan. Beberapa istilah yang saya sebutkan sebelumnya, yang awalnya juga saya kurang paham arti dari istilah-istilah tersebut, langsung mengerti ketika pertama kali menggadai emas. Petugas di pegadaian dengan ramah dan sabar menjelaskan bagaimana mekanisme gadai emas, tentang berapa uang yang kami terima, berapa dan kapan kami harus membayar uangnya kembali, dan beberapa keterangan lain yang tercantum di lembaran bukti pegadaian. Saya juga diberi tahu bagaimana mekanisme penebusan emas kembali, yakni dengan cara mengirim sms ke nomor yang telah disediakan sehari sebelum hari penebusan. Sebab kantor yang kami datangi adalah kantor cabang ups batoh, dan emas yang digadai tidak berada di sana. Petugas harus mengambil dahulu emas yang ingin ditebus di kantor cabang pusat di daerah Blang Padang. Jadi, semua barang kita di simpan dengan baik dan insyaAllah tidak akan hilang.

Menang Undian Kemilau Emas Pegadaian

Sejak saat itu, pegadaian menjadi teman gundah gulana. Setiap kami membutuhkan uang mendadak, kami hanya perlu menggadai emas ke pegadaian. Sekarang telah beberapa kali kami melakukan tranksaksi di pegadaian, apalagi Bunda yang memang paling sering dan paling banyak emasnya daripada kami hehe. Bahkan, karena seringnya bunda menggadai emas, bunda sering mendapatkan hadiah undian dari Kantor Pegadaian. Pertama sekali tahun lalu, bunda di telepon karena terpilih mendapatkan paket sembako berupa minyak goreng dan lainnya. Beberapa bulan yang lalu juga Alhamdulillah bunda mendapatkan emas murni seberat 5 gram karena juga terpilih di undian Pegadaian. Dan tebak sekarang emas seberat 5 gram itu ada di mana? Ya, tepat. Digadai di pegadaian.

gadai-emas-pegadaian

logam mulia bunda

Awalnya saat diberitahu bahwa bunda mendapatkan emas murni, bunda bingung. Bunda bertanya-tanya mengapa bisa dapat hadiah emas. Dan kebingungan bunda terjawab saat hadiah diberikan di kantor pegadaian pusat. Bunda memenangkan 5 gram emas yaitu karena poin bunda dalam program Kemilau Emas Pegadaian sudah mencukupi. Darimana poin didapatkan? Poin tersebut didapatkan dari seringnya bunda melakukan tranksaksi gadai emas di pegadaian.

Dulu, setiap masuk sms dari pegadaian tentang poin yang sudah dikumpulkan, saya dan bunda hanya menganggap angin lalu. Ternyata poin itulah yang membawa bunda mendapatkan emas seberat 5 gram. Alhamdulillah.

cutdekayi

Mengenal Sahabat Pegadaian

Selain poin dari program Kemilau Emas Pegadaian, kini hadir sahabat pegadaian. Karena seringnya bertranksaksi di pegadaian, aplikasi ini menjadi wajib untuk saya miliki. Aplikasi Sahabat Pegadaian adalah aplikasi promosi customer get customer bagi nasabah yang berhasil mengajak saudara, kerabat maupun teman untuk bertranksaksi di pegadaian akan mendapatkan poin. Alhamdulillah aplikasi ini hadir sejak saya sudah mengenal pegadaian. Kalau bunda dulu menerapkan Sahabat Pegadaian kepada saya, mungkin bunda juga akan mendapatkan poin.

cutdekayi 1

cutdekayi 2

Jadi, pegadaian bukan tempat yang seram yang akan membuat luka baru di atas luka lama. Pegadaian hari ini membantu sekali bukan hanya untuk kaum wanita saja, namun juga kaum pria. Modal bisnis, nabung emas untuk mahar menikah hingga ke gadai emas, semua bisa dilakukan dengan waktu tak lebih dari 15 menit. Pegadaian tak membuat kita malu setelah kita keluar dari pintu kantornya. Melainkan sumringah, cerah, merekah bak bunga mawar merah yang indah. Ya, karena pegadaian adalah sahabat bagi saya dan kita semua.

Banda Aceh, 15 Juni 2016

You Might Also Like

26 Comments

  • Reply
    primastuti satrianto
    15 June 2016 at 22:53

    Wah di Aceh, balihonya pegadaian besar sekali ya Ayi, sukses lombanya ya Ayi :* :*

    • Reply
      cutdekayi
      17 June 2016 at 12:13

      Iya Manda, di depan pegadaian pusatnya. Hihi

  • Reply
    meutia rahmah
    15 June 2016 at 23:31

    Banyak terbantu ya yi. Kalau dijual emasnys belum tentu bisa dibeli lagi ya. Moga menang ya :)

    • Reply
      cutdekayi
      17 June 2016 at 12:14

      Iya, Kak. Betul. Sukses juga buat Kakak :)

  • Reply
    dianesayank
    16 June 2016 at 00:12

    Mantepppp…semoga menang ya dek…😊

  • Reply
    Aslan Saputra
    16 June 2016 at 11:13

    Siklus gadai-ambil-gadai-ambil sepertinya sudah menjadi adat di Aceh juga hehe. Semoga menang ya cutdekayi!

    • Reply
      cutdekayi
      19 June 2016 at 09:18

      Iya nih, bang. Daripada ngejual enak ke pegadaian aja sih

  • Reply
    Nurul Fitri Fatkhani
    16 June 2016 at 13:25

    Wah..Bunda dapet hadiah 5 gram emas..? Mauu dong..! Harus sering-sering ke pegadaian nih, hi.hi..
    Kita sama Dek, memilih di pegadaian syariah. Biar tentram ya… :)

    • Reply
      cutdekayi
      19 June 2016 at 09:19

      Iya mbaakk, ga nyangka juga sih :’D alhamdulillah.

  • Reply
    Mira
    16 June 2016 at 15:43

    seru ni baca artikel lomba..smua nulis dengan style yg berbeda.. smoga menang ayiiii :)

    • Reply
      cutdekayi
      19 June 2016 at 09:20

      Aamiiin, terimakasih sudah mampir, mba mir :*

  • Reply
    Elisamonic
    16 June 2016 at 16:42

    Sahabat saya dan mama saya juga wkwkwk. mama saya bilang ‘mendingan gadai emas di pegadaian daripada minjem sana sini kalo lg gaada uang’, bikin saya jadi berencana buat beli logam mulia sendiri, buat investasi.

  • Reply
    Ipeh Alena
    16 June 2016 at 17:17

    Kalau saya, menyebut pegadaian sebagai Sekolah Hijau :p. Jadi, ketika ditanya, “eh cincin kamu mana?” Saya akan menjawab, “lagi disekolahin dulu. Biar pinter :p”

    Hihi…ini candaan saya dan Mamah terkait pegadaian. tapi, memang begitu, waktu bepergian dalam waktu lama, Mamah sering menitipkan perhiasannya di pegadaian loh. Biar ga perlu ditinggal di rumah. Sehingga aman.

    Pas pulang ke Bekasi lagi, tinggal tebus aja. :)

    Semoga menang ya lombanya, Mba Ayi

  • Reply
    Ardiba
    17 June 2016 at 08:30

    Wah. Aku lagi nimbang2 mau jual emas apa gadai emas. Setelah baca ini jd pengen gadai aja…

  • Reply
    Lidha Maul
    17 June 2016 at 11:47

    Wow, bunda dapat emas 5 gr.
    Biasanya kalau musin deket2 lebaran gini, pegadaian laris manis ya. Hmmm

  • Reply
    April Hamsa
    18 June 2016 at 00:35

    Pegadaian sekarang makin inovatif ya 😀

  • Reply
    Irawati Hamid
    18 June 2016 at 10:39

    pegadaian sudah membantu banyak keluarga yang dirundung masalah ekonomi yah Mba :)
    sayapun lebih suka menggadaikan emas ke pegadaian di banding harus menjualnya :)

  • Reply
    Kang Nurul Iman
    21 June 2016 at 12:54

    Saya belum pernah coba mbak menggadaikan barang saya jadi saya belum terlalu mengertia tentang penggadaian.

  • Reply
    Adriana Dian
    21 June 2016 at 15:39

    Sayangnya di deket sini belom ada pegadaian syariah.. Huhu. Toss dulu dong kita sesama nasabah pegadaian. Hihi. Semoga menang ya Ayiiiiiii <3

  • Reply
    Mutia Nurul Rahmah
    21 June 2016 at 22:44

    belum pernah ke pegadaian..
    mamaku klo butuh uang langsung jual aja heuheuu..

  • Reply
    bersapedahan
    25 June 2016 at 12:45

    belum pernah coba jasa pegadaian ..
    tapi bener2 menolong banget ya .. dari pada ke bank atau ke tempat2 lain yang kadang malah “mencekik”

  • Reply
    bundashidqi lia
    27 June 2016 at 00:47

    wih alhamdulillah rejekinya bagus banget bisa dpt emas 5gr, gadai emas dapat emas :-)

  • Reply
    leeviahan
    28 June 2016 at 02:34

    hmm…jadi tertarik nih, kumpulin uwitnya dulu deh biar bisa punya emas hihi

  • Reply
    Khoirur Rohmah
    2 August 2016 at 10:17

    Suka banget sama isi tulisannya mbak. Syelamat y mbk, menang 5 gram emas..

  • Reply
    echaimutenan
    2 August 2016 at 13:59

    ihiyyy menanggg
    selamat yooo solusi banget pegadaian tea

  • Leave a Reply