Kompetisi

Milna: Solusi MPASI Bergizi Bagi Si Kecil

feteuredimgae

feteuredimgae

Bayangan seputar bagaimana nantinya jika Kizain telah mulai MPASI terus menerus membuat saya pusing sendiri. Selain menyiapkan makanan untuk si Ayah setiap hari, kini saya juga harus menyiapkan makanan ringan maupu berat bagi Kizain yang sudah mulai tau makanan. Siapapun yang sedang makan langsung saja didatanginya dengan muka penuh pengharapan. Padahal makanan yang dimakan Ayah atau Bundanya gak semua bisa langsung dimakan Kizain. Belum lagi soal gizi. Neneknya Kizain hampir selalu menanyakan perkembangan berat badan Kizain dari bulan ke bulan.

Sedikit agak repot juga ketika kami pergi makan di luar, seperti makan bakso. Kizain terpaksa harus berliuran melihat ayah dan bundanya melahap bakso bulat berkuah nikmat. Saya sendiri prihatin  akan hal itu sehingga aksi makan bakso pun tidak senikmat biasanya. Dialihkan dengan mainanpun, Kizain tak bergeming. Ia tetap pada pendirian untuk ikut merasakan apa yang ayah dan bunda santap.

Selepas tragedi bakso itu, saya dan suami sepakat untuk menyediakan cemilan Kizain ketika kami memutuskan untuk makan di luar apapun menunya. Pencarian cemilan Kizain kami awali dengan perdebatan sengit di Supermarket. Si Ayah beranggapan kalau biskuit coklat dengan berbagai merk yang ada di sana bisa dimakan Kizain, sementara saya kekeuh kalau Kizain harus makan biskuit yang khusus bayi dan jangan dulu diberi biskuit orang dewasa. Dengan segala pertimbangan, Ayahpun menuruti pemikiran saya. Akhirnya, setelah memilah jenis biskuit, merk, kelebihan dan perbandingan harga, pilihan kami jatuh kepada biskuit bayi Milna.

lion first

Belum jauh dari rak makanan bayi, seorang mbak-mbak berpakaian Kalbe Nutritionals menghampiri saya. Beliau bertanya usia Kizain. Ketika saya menyebutkan usianya, Mbak tersebut memberikan saya 1 sachet Bubur Bayi Milna untuk dicoba di rumah. “Kalo anaknya suka, bisa beli yang isi kotaknya ya Ibu.” Dan beberapa bulan setelah itu, karena Kizain senang dengan buburnya, kami pun membeli Bubur Bayi Milna 1 kotak yang ukuran 120g sebagai makanan siap sedia untuk Kizain.

Jangan Abaikan MPASI

Banyak dari kita yang belum teredukasi dengan baik akan pentingnya MPASI bagi si Kecil. Pilihan makanan yang diperkenalkan harus tepat sesuai usia sebagai penunjang gizi bayi agar tidak terjadi gizi buruk yang sudah mendarah daging di Indonesia. Sebagaimana Dr. Attila Dewanti, SpA(K), Pakar Kesehatan Bayi dan Anak menjelaskan, “Masalah perawakan pendek (stunting), tidak berhenti di tinggi badan Si Kecil. Dalam jangka pendek, kekurangan zat besi dan asam amino berdampak terhadap tumbuh kembang, daya tahan tubuh dan fungsi kognitif. Tanpa asupan nutrisi yang cukup, dalam jangka panjang, kekurangan zat besi yodium, zinc dan vitamin A, bisa mengakibatkan terjadinya penurunan IQ dan risiko penyakit seperti obesitas, diabetes mellitus, jantung koroner, hipertensi, dan osteoporosis,”

Milna, Solusi Mpasi bergizi - cutdekayi 2

Disambung pula oleh Christofer Samuel Lesmana selaku Brand Manager Milna yang juga menegaskan bahwa, “Nutrisi yang cukup selama periode emas atau 1000 Hari Pertama Pertumbuhan Si Kecil, berperan penting dalam mengantisipasi dampak dari masalah gizi kompleks. Karena pada periode emas, otak, otot dan tulang rangka berkembang pesat dan ketika Si Kecil genap berusia 2 tahun, perkembangan otaknya sudah sama dengan 80% otak orang dewasa”.

Pemberian MPASI terbaik adalah setelah bayi berusia 6 bulan, yakni lulus ASI Ekslusif. Dari usia 0-6 bulan, nutrisi bayi kita cukup hanya dengan ASI saja. Namun, beda kiranya ketika bayi sudah menginjak usia 6 bulan. Bayi memerlukan nutrisi tambahan dalam aktivitas sehari-hari. Baik sebagai pembentukan otaknya, kalsiumnya, kecerdasan kognitif danperkembangan prilaku. Kita hari ini dituntut menjadi Ayah dan Bunda yang cerdas untuk menghadirkan makanan bergizi bagi si kecil. Karena kekhawatiran ini, Milna Bubur Bayi Organik hadir sebagai MPASI yang tepat untuk bayi-bayi kita, untuk Kizain saya tercinta juga pastinya.

Kenapa Memilih Milna?

Sebenarnya, alasan memilih produk Milna yang merupakan brand dari Kalbe Nutritionals selain karena pilihan rasa dan jenisnya banyak, juga setelah saya googling, produk Milna menawarkan banyak keunggulan dibandingkan produk sejenis lainnya.

Milna Bubur Organik Beras Merah dan Kacang Hijau

Pada Bubur Bayi Milna Organik, saya mengutip pernyataan Christofer Samuel Lesmana yang merupakan Brand Manager Milna, bahwa Milna Bubur Bayi Organik mengandung 95% bahan organik berkualitas dan sudah tersertifikasi resmi. Bubur Bayi Milna tersedia dalam dua varian rasa yaitu Beras Merah dan Kacang Hijau, yang sangat cocok untuk suapan pertama si Kecil sebagai awal pengenalan tesktur dan rasa.

Kizain yang pertama kali merasakan Bubur Bayi Milna Organik, tidak kaku dan terkejut karena rasa buburnya cocok di lidah Kizain. Ia menyantap dengan lahap bahkan beberapa kali tambah. Penyajiannya pun sangat praktis dan ini menjadi keuntungan tersendiri bagi saya dan siami yang memang sering mendadak dangdut kalau mau wisata kuliner. Bubur Kizain yang tersaji dalam bentuk bubuk, cukup dituang air hangat (suam-suam kuku) langsung dapat dimakan bayi. Dan untungnya lagi, bubur bayi yang belum tercampur air bisa disimpan di mealboxnya. Tak perlu takut basi apalagi tidak hangat. Begitu sampai di tempat tujuan, Kizain bisa ikut makan bersama tanpa perlu dialih-alihkan dengan pemandangan ataupun mainan mobil-mobilan.

Milna, Solusi Mpasi bergizi - cutdekayi 1

Saya juga semakin yakin menggunakan produk Milna karena membaca pendapat Dr. Attila Dewanti, SpA(K) yang merupakan pakar kesehatan bayi dan anak tentang pilihan akan Bubur Bayi Organik. “Bahan pangan organik diproses secara alami dan sistem pertaniannya tidak menggunakan bahan-bahan kimia dan pengawet. Kelebihan lainnya adalah kandungan zat gizinya dan kadar gulanya lebih tinggi dibandingkan bahan pangan biasa, sehingga tidak membutuhkan penambahan gula pada proses pengolahannya.” Milna yang berasal dari bahan organik tentu menjadi pilihan tepat bagi saya yang memang sering takut soal asupan gizi Kizain di tengah aktivitas saya sebagai mahasiswi akhir di sebuah universitas.

Terus bagaimana dengan Biskuit Bayi Milna?

Kizain yang giginya tumbuh sejak usia 4 bulan, membuat saya menjadi lebih ekstra untuk menstimulus pertumbuhan gigi susunya. Kemana-mana Kizain maunya gigit ini dan itu. Kadang-kadang lengan atau pipi saya yang digigit. Ayahnya yang paling sering jadi korban gigitan. Di wajah, di lengan, hingga di kaki. Ya gimana gak digigit sama Kizain,  Ayah sering suka gangguin Kizain karena geram, sih. Sabar ya naak. 😀

milna firtsbite

Memberikan Biskuit Bayi Milna kepada Kizain tidak terlalu sulit. Alhamdulillah Kizain mampu menggigit baik ketika saya yang menyodorkan biskuit ke mulutnya, maupun ketika dia sedang berlatih BLW. Ya, biskuit bayi milna sangat cocok dijadikan bahan pengenalan BLW bagi bayi-bayi kita.

Terlihat dari luar, biskuitnya memang tebal. Namun coba digigit, Bu. Biskuit bayi milna ternyata renyah dan mudah lunak ketika dimasukkan ke dalam mulut.  Tekstur di dalamnya tidak terlalu padat sehingga gampang digigit bayi. Kizain juga ketika akan tumbuh gigi berikut-berikutnya, saya berikan biskuit bayi milna agar tak terlalu terasa gatal di gusi yang akan tumbuh gigi.

Logo Milna 1st Bite Day Final

Membiarkan Kizain melahap Biskuit Bayi Milna, sebenarnya juga merupakan salah satu aksi kami terhadap kampanye MILNA 1ST BITE DAY – Momen Makan Pertama Si Kecil. Aksi gigit-menggigit Kizain yang sedang dalam proses tumbuh gigi dapat didukung dengan memberikan biskuit yang sehat dan enak tentunya. Jangan takut soal varian rasa karena Biskuit Bayi Milna kaya akan pilihan. Ada rasa beras merah, jeruk, kacang hijau, pisang dan original. Kizain lebih suka yang original dan jeruk.

packup

Selain digigit, biskuit bayi milna juga bisa disajikan seperti bubur, yakni cukup campurkan biskuit dengan air hangat. Aduk-aduk, jadi deh buburnya. Sajian seperti ini biasa saya berikan ke Kizain saat ia tengah kurang nafsu makan atau sedang asyik bermain dan tidak fokus dengan makanan. Asyik, ya? Sekarang tak perlu repot hingga pusing 7 keliling untuk memikirkan varian makan bayi dan gizi yang terkandung bisa mencukupi anak. Karena semua pemikiran ibu sudah tercover lengkap dan apik hanya di  produk Milna.

Dan pernyataan ini membuat rasa yakin saya akan produk Milna sempurna untuk menunjang tumbuh kembang Kizain sebagai bayi yang cerdas dan ceria, “Harapannya, edukasi kampanye MILNA 1ST BITE DAY dalam pemberian MP-ASI yang tepat, guna memenuhi zat gizi spesifik yang dibutuhkan Si Kecil untuk berkembang secara optimal baik dari segi fisik ataupun kognitif, bisa berperan dalam mengatasi masalah gizi kompleks yang ada dan mewujudkan Indonesia sehat menuju kehidupan yang lebih baik,” ungkap Helly Oktaviana, Business Unit Head Nutrition for Infant and Baby – Kalbe Nutritionals. Semoga saja ya bu, semoga semakin banyak Ayah dan Bunda yang semakin paham akan pentingnya MPASI bergizi untuk buah hati mereka.

Silakan, bagi yang ingin kepo, melemparkan pertanyaan yang masih dirasa galau dan mengetahui produk Milna lebih detail bisa kunjungi web Milna di www.bayimilna.com, atau melalui sosial medianya Facebook: MilnaID, Twitter: @BundaMilna, dan Instagram: @milnaid.

Tumbuhlah sehat bayi-bayi cerdas Ayah dan Bunda.

You Might Also Like

44 Comments

  • Reply
    Rotun DF
    20 August 2016 at 16:11

    Kizain lucu amat deh ekspresinya. Lempeeeeng XD.

    Yeaaay, asik ya sekarang Bunda Kizain nggak pusing 7 keliling lagi, ada Milna :)

  • Reply
    inda chakim
    21 August 2016 at 07:19

    iyak, ekspresi kizain lucuuuuk
    si ken dlu jg mpasi nya milna mbak ayi, pasti lahap,

  • Reply
    April Hamsa
    21 August 2016 at 23:29

    Kizain nyenengin ya, makannya banyak 😀
    btw itu biskuit milna emang ccok buat digigit2 sama bayi 😀

  • Reply
    kania
    22 August 2016 at 10:03

    Kizain semangat ya mamamnya, jadi inget masa2 MPASI anak. siap2 deh belepotan :)

  • Reply
    zata ligouw
    22 August 2016 at 12:43

    aku kok malah gemez liat foto2nya Kizain ya, hihihi salah fokus.

    Btw, dulu anak2 juga kadang ngemil Milna biskuit ini, enak dan renyah soalnya..

  • Reply
    Pertiwi Yuliana
    23 August 2016 at 07:30

    Dedeknya lucu banget pas disuapin, Mbak. Emesh hahaha
    Mamaku momong anak tetangga, dari si anak usia enam bulan sampai sekarang udah 13 bulan. Bener banget tuh rasanya jadi gak senikmat biasanya pas kita makan lalu dedeknya ngeliatin dengan muka yang seolah bilang, “Itu apa, sih? Aku mau coba, dong.” Setiap ada yang makan dan keliatan sama dia pasti langsung disamperin. Heu :(
    Terus pilihan camilan buat dedeknya sama, nih. Hehehe

    ..
    .
    Dan aku juga suka ikut nyamilin biskuit dedeknya hahaha enak sih. :p

    • Reply
      Jung (@jungjawa)
      23 August 2016 at 16:18

      Itu buat dedek bayi, bukan camilan buat kamu loh, dek~ :p

  • Reply
    Susindra
    23 August 2016 at 07:50

    Kizain tambah ganteng…. makan milna yang banyak ya…. biar tambah pinter.
    Milna ini MP ASI alternatif yang asyik tuk anak dan ibu. Praktis. Tapi tetap divariasi dengan menu lainnya ya.

    Sun Kizain dari jauh

  • Reply
    Dian Ravi
    23 August 2016 at 08:56

    Bubur bayi yg beras merah itu cemilan aku sampai SD 😁 Entah kenapa suka sekali.
    Mungkin suatu saat kalau aku punya anak dan sudah lewat usia 6 bulan aku pun akan memberikan biskuit Milna. Biar praktis kalau lagi jalan-jalan dan si bayi ga ngiler sama bakso.

  • Reply
    Jung (@jungjawa)
    23 August 2016 at 09:00

    Itu dedeknya sedih apa gimanaaa? Selfie kok sedih. :3

  • Reply
    @kakdidik13
    23 August 2016 at 09:02

    Pengalamannya sangat bermanfaat nih bagi emak-emak dalam mengasuh anaknya 😀

  • Reply
    Nia Angga
    23 August 2016 at 09:17

    kizain lucu banget, pinter pulak. senengnya kalo pemakan segala. anak2ku semuanya picky eater. dikasih biskuit bayi gak bisa, karena mereka gak kuat gigit. Jadilah cuma diemut2, ntar kalo udah bosen en lengket semua mulut en tangannya, dibuang hehe..

    sukses mpasinya ya..

  • Reply
    Fauziah Rachmawati
    23 August 2016 at 09:31

    ini camilan saya saat SD..hehe.. rasanya enaaak…

  • Reply
    Dede Ruslan
    23 August 2016 at 09:45

    posenya lucu hihi, praktis yaa biskuit dengan berbagai macam gizi dan nutrisi yang seimbang buat si kecil

  • Reply
    Ajen Angelina
    23 August 2016 at 10:02

    Kizian sudah Mpasi yahh Wahh udah gede ajaa ponakan aunty
    Milna emang praktis yah XD

  • Reply
    Adi Setiadi
    23 August 2016 at 10:38

    Anak pertama saya dulu agak enggan menggigit biscuit. Ia lebih suka gigit apel atau buah lainnya. Gimana caranya agar anak mau ya?

  • Reply
    Liza
    23 August 2016 at 13:39

    Naqiya kurang suka bubur bayi instan atau biskuit. Akhirnya emaknya sendiri yang makan

  • Reply
    Lucky
    23 August 2016 at 14:44

    Wah, aku juga pernah baca kalau biskuit itu memang bagus untuk bayi daripada dia harus gigit-gigit benda atau barang gitu.. btw salah fokus dengan fotonya 😆😆😆

  • Reply
    mia fajarani
    23 August 2016 at 14:49

    milna memang terkenal dari dulu. adik ketika masih balitapun dikasih dan selalu menyediakan stok milna biskuit rasa jeruk hehe. eh bener gak ya rasa jeruk. dan karena saya gadis yang masih kekanak0-kanakan selalu ingin mencoba suatu hal, bikuitnya pun saya cobain. dan enak kok. lembut hahahaha.
    tapi emang bener, milna bagus buat ertumbuhan anak. adik dulu berartnya dibawah normal, tapi dengan gizi seimbang, alhamdulillah sekarang sudah mengembang badannya hehe

  • Reply
    Muhammad Zaini
    23 August 2016 at 15:11

    Dulu aku pernah makan milna
    Enak
    Hahahaahaha

    Ih… Kizain lucu..

  • Reply
    Fandhy
    23 August 2016 at 15:12

    Oh jadi roti untuk bayi ini merk-nya milna? Haha dulu aku suka menjambal roti ini mbak, roti yang dibawa pulang ibu pas acara posyandu di kampung. Beliau membantu bersama ibu PKK setempat. Dan biasanya selain membawa roti ini, beliau jg membawa pulang biskuit 😀

    rotinya juga sering dimakan sama ponakanku yg balita, bedanya mungkin kalo aku makan langsung, untuk ponakan sukanya diplender (dihaluskan) bersama air, lalu disuapkan ke ponakannya 😀

    AKu gak tau, ternyata merknya Milna, mungkin bisa jadi rujukan dan rekomendasi buat ponakan baru yg kebetulan baru masih kecil 😀

  • Reply
    Noni Rosliyani
    23 August 2016 at 16:21

    Kizain, ucuk anget sih kamuuu.. Dulu Luna juga ngemilnya Milna, gampang lembut di mulut. Enak-enakk..

  • Reply
    Yesi Intasari
    23 August 2016 at 16:27

    baru tau ternyata Milna banyak banget variannya ya mbak, bisa jadi referensi MPASI kalo udah ada anak nanti nih 😀

  • Reply
    jakup ginting sinusinga
    23 August 2016 at 17:29

    Lucu sekali kizainnya mbak, saya jadi teringat dengan ponakan saya :)

    Memang harus dijaga makanannya ya. Saya pernah dengar dari ibu saya, kalau bayi diberikan makanan yang tidak sesuai dengan umur, bisa membuat pencernaannya tidak baik saat sudah besar.

  • Reply
    rini
    23 August 2016 at 17:30

    Aduh maaf mbak ayi malah salah fokus liatin kizainnya wkwk.
    Btw kalau ponakanku mpasinya dibuatin sendiri, jadi kayak bubur gitu. Emang ribet sih tapi katanya ibuknya lebih suka ngebuatin sendiri. Hahaha.

  • Reply
    Jiah
    23 August 2016 at 17:34

    Jd bs buat bubur jg. Kalo dikombinasi sama buah bisa?

    Agak gimana gitu pas liat anak tetangga blm 6 bln dikasih biskuit coklat. Mgkn milna bs jd solusi dia

  • Reply
    Rinrin Rinjaniah
    23 August 2016 at 19:44

    Hallo Kizain, nanti makan Milna nya barengan sama tante yah, soalnya tante juga suka, heheehe..

    Udah berapa taun mba, Kizain? Sebenernya udah punya anak kecil, hehehe

  • Reply
    Rinrin Rinjaniah
    23 August 2016 at 19:48

    Hallo Kizain, nanti makan Milna nya barengan sama tante yah, soalnya tante juga suka, heheehe..

    Udah berapa taun mba, Kizain? Senengnya udah punya anak kecil, hehehe ..
    Milna bagus untuk anak-anak seusia Kizain.

  • Reply
    keninglebar
    23 August 2016 at 20:50

    Mbak, anaknya lucuuu. Sehat terus Kizain.

    Saya juga sering loh myemilin Milna ketika sepupu saya yang masih kecil makan. Enak, sih.

  • Reply
    omith
    23 August 2016 at 21:01

    kizain gemesinn udah sadar kamera yak?
    kenbre jg doyan mba ama milna terutama yg organik. Emg rada mahal dikit kl di kompit ama lainnya.
    kl biskuitnya jg enak buat di gado or di jadikan bubur. Selamat MPASi pertama ya ganteng ❤️

  • Reply
    Vety Fakhrudin
    23 August 2016 at 21:41

    biskuit milna itu dulu kesukaan anakku. aku juga suka soalnya enak…hihihi

  • Reply
    Tarry KittyHolic
    23 August 2016 at 22:08

    Dulu cuma beli biskuitnya aja buat Alfi, karena buburnya udah biasa dibikinin sendiri jadi ogah2an makan yang instan. Tapi sayang agak mahalan dikit *emak2 suka barang bagus tapi murah* :)

  • Reply
    dikkicantonaputra
    24 August 2016 at 00:06

    Biskuit milna ini biskuit yang alus banget ya kak cocok buat bayi kayanya nih bisa di jadikan biskuit bisa dijadikan bubur juga bagus nih product

  • Reply
    Yulia
    24 August 2016 at 03:50

    Anakku ke tiga-tiganya, waktu kecil Milna juga loh. Cm sayang waktu itu belum ada blog. Coba kalau udah ada, kan bisa diendorse kali ya.. hahaha

  • Reply
    @dodon_jerry
    24 August 2016 at 07:41

    Selamat pagi. Akhirnya setelah berdarah darah dan berupaya sukses juga untuk berkomentar disini

    Makanan adek bayi. Jangankan anak kecil. Aku aja suka. Hehehe dulu malah dimakan buburnya tanpa air. Enak juga hehehe. Kaya cemilan dwh

  • Reply
    andhikamppp
    24 August 2016 at 08:50

    Daffa awalnya pake milna juga, cocok. Kami bersyukur, alternatif camilan Daffa tidak terlalu mahal.

    Sampai satu ketika, Daffa mulai bosan sama Milna. Dikasih, langsung dilempar. Kami iseng kasih beberapa variasi camilan. Dan ia memilih yang .. paling mahal :”(.

    Sekarang kami pusing, karena Daffa cuma mau camilan ituh. Duh.

  • Reply
    Robby Zulkifli
    24 August 2016 at 09:40

    dedek kizainnya gemes banget ya mbak ayi, umurnya sudah berapa tahun mbak?

    oh iya, saya juga baru tau dengan betapa pentingnya MPASI untuk si bayi, jadi MPASI itu hanya untuk bayi berumur 0-6 bulan ya mbak? gak sampai setahun? :)

    Sebelumnya, terima kasih untuk informasinya mbak ayi :)

  • Reply
    Achmad Muttohar
    24 August 2016 at 09:56

    Lucu banget dedeknya. Hihi. Semoga tumbuh sehat. Kakak minta biskuitnya dong, dek.. *ngomong sama adeknya* 😀

  • Reply
    Indra3h
    24 August 2016 at 10:15

    Halo Kizaiin…. ayi maem biskuit Milna lagi agar tambah sehat & pinter

  • Reply
    Wulan
    24 August 2016 at 11:03

    wah pelajaran nih kalau kelak punya anak dan mesti mikirin makanan pengganti ASI haahaa… selain milna dikasih sayur dan buah juga kak?

    makasih infonya kak.

  • Reply
    Mas Nuz
    24 August 2016 at 12:11

    Kalo anak-anak saya malah lebih sering kami beri makanan konvensional. Beras merah plus sayur dan cacahan daging atau telur. Bubur ayam juga suka banget. Khususnya buatan saya sendiri. :)

  • Reply
    Kandida
    24 August 2016 at 18:40

    Kizain ekspresif Bgt yaa kk.

    Gemes & lucu banget difoto.
    Smoga cepat gede yaa

  • Reply
    Ira DuniaBiza
    25 August 2016 at 08:22

    Dedek Kizain lucu… dulu bintang first bite juga milna . Lebih gurih dan nyammy.

    Produk Milna banyak pilihannya ya mba, buburnya juga banyak piliham rasa. Suka…

    Peluk dedek kizain..

  • Reply
    Diah
    27 August 2016 at 08:20

    Kizain, lucuuuu baget ekspresinyaaa :*

    Faraz jg suka biskuit Milna, saya pun jg biasa ikut makan biskuitnya, hihihih

  • Leave a Reply to Noni Rosliyani Cancel Reply