Browsing Category

Kesehatan

Kesehatan

Dukung Rokok Harus Mahal dan Tak Bisa Dibeli

IMG-20180626-WA0006

Sudah banyak fakta buruk tentang rokok yang kita ketahui. Dari berbagai iklan yang ditayangkan, kampanye anti rokok yang diselenggarakan hingga penyakit & kematian yang terjadi akibat efek buruk rokok. Namun sayangnya, banyak pula dari masyarakat kita yang seolah tutup mata dan membiarkan efek buruk itu tumbuh perlahan dalam dirinya. Continue Reading

Kesehatan

Belajar Anti – Aging Estetika di International SWAM 2016

cutdekayi.com - Belajar Anti - Aging Estetika di International SWAM 2016

Hari ini, banyak sekali klinik-klinik kecantikan maupun produk kecantikan yang dijual secara bebas di media sosial. Berbekal interaksi tanya – jawab, sang penjual langsung meresepkan beberapa obat wajah untuk diorder. Dengan harga yang terjangkau, seringkali mata menjadi silau. Kita tidak tau efek apa yang menanti ketika usia semakin lanjut.

Menjadi cantik itu harus menemukan partner konsultasi yang tepat. Saya setuju. Dan inilah yang menjadi pemicu giatnya para dokter untuk terus belajar menjadi dokter yang bermanfaat dan up to date. Di tengah-tengah tantangan MEA dan digital, dokter ‘dipaksa’ untuk ikut aktif mengambil bagian sebagai partner konsultasi bagi setiap pasien yang bertanya soal Anti Aging – estetika. Berawal dari sinilah para pakar berfikir untuk terus mengembangkan kemampuan para dokter dengan belajar bersama dalam seminar terbesar yang kita kenal dengan nama International SWAM 2016.

cutdekayi.com - Belajar Anti - Aging Estetika di International SWAM 2016

Seminar Untuk Para Dokter

Seminar dan Workshop Aesthetic Medicine atau yang lebih dikenal dengan International SWAM adalah suatu ajang Internasional yang fokus pada Anti Aging – Estetika dan akan digelar pada 2-4 Desember 2016 di ICE – BSD, Tangerang, Indonesia. Acara Seminar dan Workshop ini melibatkan 2000 dokter baik dalam dan luar negri yang ingin mendalami tentang Anti Aging – Estetika yang akan belajar langsung dengan pakar-pakar, para pembicara yang didatangkan dari luar dan dalam negri.

Siapa sangka, ternyata acara ini sudah berlangsung 7 kali dan merupakan Event Terbesar ke- 3 berskala Internasional dan juga menjadi barometer dalam dunia estetika. Materi yang akan para dokter pelajari merupakan materi scientific terkini, science behind aesthetic medicine yang akan digelar secara interaktif dan berdampingan dengan anatomy dissection. Dengan mengusung tema 7th International SWAM – Anti Aging Exhibition 2016′, International SWAM juga melakukan kerjasama dengan AMWC (Aethetic & Anti Aging Medicine Congress) hal ini menunjukkan cerminan kualitas dan profesionalisme SWAM Expo, mengingat AMWC adalah seminar berkala international yang menjadi acuan bagi dokter di seluruh dunia. 

cutdekayi.com - Belajar Anti Aging - Estetika di Imternational SWAM 2016 1

Aesthetic Expo SWAM 2016

cutdekayi.com - Belajar aanti Aging - Estetika di International SWAM 2016 5

Selain workshop dan seminar yang dikhususkan untuk para dokter, akan digelar juga Aesthetic Expo SWAM 2016 yang bertemakan  ‘SWAM AESTHETIC BEAUTY EXPO 2016’ yang terbuka bagi masyarakat umum. Banyak booth pameran dari klinik-klinik kecantikan dan juga para artis yang ikut mendukung acara ini.

Di Aesthetic Expo @Abexpoid akan ada tips cantik dan pintar dalam memilih produk-produk anti aging-estetika untuk kita-kita yang belum terlalu paham dengan kandungan produk, etc. Setelah mengikuti acara ini, diharapkan masyarakat sudah mengetahui keamanan dan layanan estetika di Indonesia khususnya, agar tidak terjebak dengan produk-produk yang ada. Mulia sekali ya, masya Allah :”) Ini soal jangka panjang, karena wajah dan kulit adalah investasi dari Tuhan untuk lelaki maup . perempuan. Tidak bisa dipungkiri bahwa memiliki kulit sehat, indah dan cantik adalah keinginan kita semua.

Acara Meriah Lainnya

Selain dua acara di atas, PT. Perdesti Global Medicom (PT. PGM) selaku pemilik dan penyelenggara acara, juga akan menghadirkan ragam kompetisi, yakni dance (Line dance, Zumba dance) competition dan make up competition yang bertemakan Balis Enchanting Beauty. 

cutdekayi.com - belajar anti aging-estetika di International SWAM 2016 2

cutdekayi.com - Belajar Anti Aging - Estetika di International SWAM 2016 3

Juga akan ada fashion show dan talkshow seputar dunia anti aging estetika.

cutdekayi-com - Belajar Anti Aging - Estetika di International SWAM 2016 4

Acara  yang disupport oleh Kementerian Kesehatan, Kementerian Pariwitasa, Organisasi Perdaweri dan IDI ini dibuka untuk masyarakat umum dan dimeriahkan hingga 10.000 pengunjung. Pastikan teman-teman salah satu dari pengunjung-pengunjung tersebut, ya. Jujur, acara ini sangat sayang untuk dilewatkan. Kapan lagi kita bisa belajar untuk mengetahui tentang dunia kecantikan Indonesia dan pelayanannya secara gratis kalo bukan di International SWAM Expo 2016. Karena menurut rencana penyelenggara yaitu PT. PGM, International SWAM Expo 2017 akan dilaksanakan diluar negri untuk pertama kalinya dalam rangka memperluas jangkauan layanan (service area).

Nah, untuk teman-teman baik dokter yang berminat maupun masyarakat umum yang ingin berhadir namun butuh informasi lebih lanjut, silakan klik website dan follow sosial medianya agar tidak ketinggalan info.

SWAM Aesthetic Beauty Expo ( for Public / terbuka untuk umum )

Instagram : https://www.instagram.com/abexpoid/

FB Page : https://www.facebook.com/SWAM-Aesthetic-Beauty-Expo-101909/

Twitter : https://twitter.com/abexpoid

Youtube : https://www.youtube.com/channel/UCsQ8xee5isdKryoMZfvT8Gw

Google Plus: https://plus.google.com//103591869159172115590/posts/p/pub

International SWAM Expo ( for doctor only )
Instagram : https://www.instagram.com/swamexpo/

FB Page : https://www.facebook.com/swamexpo

Twitter : https://twitter.com/swamexpo

Youtube : https://www.youtube.com/channel/UCvGtU47LGHowYDJGm8oS99w

Google Plus : https://plus.google.com/u/0/1115172532006321007/about/p/pub

Salam sehat dan cantik,

– cutdekayi –

Kesehatan

Bahaya Tidur Siang Terlalu Lama

www.cutdekayi.com - Bahaya Tidur Siang Terlalu Lama

Tidur siang adalah surga. Itu biasanya sering dikatakan oleh para pekerja  full day maupun mahasiswa yang jadwal kuliahnya hampir setiap hari masuk jam 2 siang. Mata kriyep-kriyep dan mulut terus menguap menjadi teman dekat dikala dosen panjang lebar menjelaskan. Bayangan kasur dan bantal berkelebat memenuhi rongga otak. Iya, kan? Gausah bohong, deh. Saya juga mahasiswa soalnya. Hahaha.

Jujur, saya pernah beberapa kali hampir tertidur di kelas kalau dosennya juga bersuara tenang dan santai. Tapi kalo yang masuk dosen killer? Say good bye untuk mata mengantuk yang sedikit saja tertutup langsung membawa diri untuk bermimpi. Namun alhamdulillah sejauh ini saya belum pernah tidur di kelas selama kuliah. Kalo semasa SMA dulu, jangan ditanya! Tapi ternyata ada udang di balik batu lho soal tidur siang ini.

cutdekayi.com - Bahaya Tidur Siang Terlalu Lama

Tidur adalah cara terbaik untuk mengembalikan stamina tubuh yang hilang juga cara paling ampuh untuk melupakan permasalahan (sejenak). Jika sudah mumet, pusing semriwing, tidur adalah obat paling mujarab.

Bagi para bayi dan anak kecil, tidur adalah kebutuhan mereka. Dan setiap harinya ada durasi berapa jam mereka harus tidur di waktu malam maupun siang. Salah satu manfaat tidur untuk mereka adalag mengoptimalkan fungsi otak agar bekerja lebih baik. Nah, bagaimana dengan kita yang sudah bukan anak kecil lagi?

Tidur siang adalah impian, namun suatu saat ia bisa menjadi penyebab sakit berkepanjangan. Lho? Mengapa? Bukannya tadi saya bilang tidur siang itu bermanfaat?

Yap, tidur siang bagi kita para orang dewasa menjadi buruk akibatnya jika lebih dari 40 menit. Mengapa? Sebuah penelitian menyebutkan bahwa tidur panjang alias lebih dari 40 menit di siang hari dapat memicu sindrom metabolik, yang dapat meningkatkan resiko penyakit jantung dan diabetes

[sponsored post, refers to disclosure]

Sindrom metabolik tersebut  mencakup tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, kadar gula darah tinggi, dan berlebihnya lemak pada perut dan pinggul. (Ayo pada dicek lagi lemak perut dan waktu tidur siangnya! Kali berhubungan.)

Dari 21 penelitian yang dilakukan terhadap lebih dari 307.000 orang, mereka yang tidur kurang dari 40 menit tidak memicu terjadinya sindrom metabolik. Namun, resiko munculnya sindrom metabolik meningkat tajam pada mereka yang tidur lebih dari satu jam atau lebih karena kelelahan atau habis begadang semalaman.

www.cutdekayi.com - Bahaya Tidur Siang Terlalu Lama

Hasil penelitian ini dibahas pada pertemuan American College of Cardiology (ACC) di Chicago, Amerika Serikat. Lalu bagaimana cara mencegah terjadinya sindrom metabolik tersebut? Yaitu dengan cara menyarankan melakukan power nap, yakni tidur dalam waktu singkat antara 20 – 30 menit.  Para ahli menyarankan agar kita yang terlalu mengantuk dan kelelahan untuk tidur siang sejenak. Menurut Sara C Mednick, PhD pada WebMD, power nap dapat menyetel ulang sistem tubuh, meningkatkan kewaspadaan dan kemampuan motorik. Sehingga diharapkan ketika bangun, tubuh lebih segar dan kita dapat melanjutkan aktivitas.

Ternyata serem, ya kalo tidur siang kebablasan. Selain dampaknya negatif terhadap fungsi tubuh, kita juga jadi bermalas-malasan. Tugas kuliah/kerjaan tak terselesaikan, diripun jadi tak produktif. Jadi, mulai sekarang yuk kita sama-sama menerapkan power nap dalam kehidupan sehari-hari jika terlalu lelah dan mengantuk. Ingat, sesuatu yang berlebihan itu ga baik, yaa…

Salam sehat,

cutdekayi

Kesehatan

Mengapa Anakku Divaksin?

Vaksinasi

Saya aktif membagikan foto anak saya di IG @cutdekayi, baik sedang bergembira ria maupun mewek habis divaksin. Total sejak ia lahir hingga hari ini, Kizain sudah 4 kali divaksin, dan saya terus mensharenya di media sosial saya. Tak jarang, banyak teman yang menchatting saya tentang kegalauan mereka memvaksin anaknya akibat antivaks yang berseliweran, beraksi untuk mengkampanyekan ketidaksetujuan mereka dengan vaksin yang menurut mereka tidak halal.

Saya bukan seorang dokter spesialis anak yang jauh lebih mengetahui manfaat, kerja dan resiko bila anak divaksinasi. Untuk itu, di FB saya aktif mengikuti perkembangan vaksinasi oleh dokter yang hebat di bidangnya, Dr. Piprim Basarah Yanuarso, Dr. Annisa Karnadi dan Dr. Raehanul Bahrain. Saya yakin, banyak dokter-dokter hebat lainnya yang juga aktif mengampanyekan manfaat vaksinasi di luar sana.

Ketiga dokter tersebut sudah lelah hayati setiap hari memposting tentang vaksinasi, berharap masyarakat teredukasi dengan baik dan tidak ada yang galau berjamaah lagi. Tapi, masih saja hari ini banyak antivaks – yang mengaku bukan antivaks – mengomentari status mereka dengan kata-kata jitu “Vaksin itu asal dari babi.” atau “Anak saya sehat-sehat saja tuh dikasih vaksin.” juga “anak saya divaksin malah sakit, tapi abangnya tidak saya vaksin malah sehat-sehat saja.”

Hellooooooooooooooooooooooooooo..

Sudahkah kita berkaca diri sejauh apa pengetahuan kita tentang vaksinasi? Apakah kita merasa paling benar dengan pengetahuan minim lalu menjelek-jelekkan bahkan menjatuhkan dokter yang -bukan cuma setahun dia belajar-  butuh waktu bertahun-tahun untuk diizinkan membuka praktek dan mengedukasi kita semua?

Dengan izin Allah.

Saya, sebagai seorang ibu dari anak yang masih berusia 4 bulan, setiap hari melihat dan mendengar kasus anak-anak yang sakit akibat orangtuanya ogah memvaksin, lalu dibolongin lehernya karena difteri, pecah pembuluh darah di matanya karena pertusis, dan segala macamnya dari ketiga dokter di atas, jujur saya ga kuat.

Ke mana mereka akan berobat setelah itu? Ke dokter.

Kemarin-kemarin di edukasi dokter tentang vaksinasi kok ga mau? Kok ngeyel? Kok mencari pembenaran berdasarkan pengalaman orang lain?

Nanti anaknya sakit siapa yang disalahin?

Dokter.

Berhentilah ibu, ayah, untuk mengondisikan anak-anak kita sama dengan anak yang lainnya, membanding-bandingkan dan merasa paling sukses dalam mendidik anak. Saya bukan memihak dokter, tapi saya yakin tidak ada dokter yang ingin menjerumuskan pasiennya.

Dulu, saya takut sekali melihat cairan imunisasi diinjeksikan ke dalam tubuh anak saya. Banyak ibu-ibu yang bilang, ASI sudah cukup untuk imunitas anak. Lalu pertanyaan muncul, bagaimana dengan anak-anak yang mengonsumsi sufor dan ibunya antivaks?

Sejatinya, vaksin itu bukanlah obat. Dokter-dokter sudah menjelaskannya berjuta kali lipat. Lalu bagaimana dengan dokter yang antivaks dan kampanyenya sudah menggaet banyak orangtua? Saya yakin, kalo debat terbuka dengan para dokter di atas, dokter tersebut juga angkat tangan. Tapi bukan debat yang kita inginkan, melainkan pencerahan untuk para orangtua.

Pelan-pelan ketakutan saya menghilang. Anak saya juga setelah divaksin hanya rewel manja. Tidak berkepanjangan dan hanya satu harian. Tidak mengganggu aktivitas saya, malah saya semakin ingin selalu dengannya. Selanjutnya, alhamdulillah ia semakin ceria.

Orangtua yang memilih tidak memvaksin anak, saya yakin punya pendapat tersendiri. Dan bersyukurnya lagi, mereka tinggal di lingkungan yang bersih. Sekitarnya anak-anak pada divaksin. Merasa yakin tidak ada penyakit yang bertebaran. Lalu marah pada orang-orang yang memvaksin anaknya, mengampanyekan dengan terukur untuk melakukan vaksinasi pada orang-orang di sekitarnya. Saya sarankan, untuk sering-sering membuka web IDAI. Kenapa? Baca sajalah.

Setiap orangtua pasti menginginkan yang terbaik untuk anaknya. Tapi yang baik tak semata dari pemikiran yang kita benarkan, butuh bergerak untuk mencari informasi yang akurat. Bukan informasi setengah-setengah lalu galau. Lalu memilih diam. Memilih untuk berhenti bergerak. Kemudian keruh, layaknya air yang tak tau hendak ke mana.

Dan juga, postingan ini bukan untuk lapak debat, hanya kegelisahan seorang ibu yang setiap hari mendapat pertanyaan, “Kok anaknya divaksin?” Sesungguhnya, ikhtiar lebih Allah sukai daripada menyerah lalu menunjuk-nunjuk, menyalahkan.

Terimakasih dokter-dokter yang sampai saat ini masih semangat mengampanyekan vaksinasi. Membuat kami yakin bahwa masih ada dokter yang peduli pada pencegahan, bukan semata menunggu pasien sakit lalu diobati.

 
Banda Aceh, 15 Maret 2016

 

@cutdekAyi