Sponsored Post

Cara Mendapatkan Voucher Belanja

IMG-20170327-WA0004-01

Mendapatkan voucher untuk belanja menjadi salah satu hal yang diinginkan bagi para konsumen. Dengan mempergunakan voucher belanja  tersebut, belanja menjadi lebih murah dan hemat dibandingkan tanpa mempergunakan voucher. Voucher untuk belanja tersebut tidak hanya diberikan oleh toko konvensional namun juga toko online, bahkan sebagian besar voucher belanja saat ini diberikan oleh online shop apalagi yang bekerja sama dengan penerbit kartu kredit.

Walaupun voucher seperti voucher potongan harga banyak diketahui oleh masyarakat, tidak banyak yang tahu mengenai sejarahnya. Kemunculan voucher diskon atau potongan harga justru pertama kali dilakukan oleh perusahaan minuman soda yaitu Co*a Co*a di tahun 1800an tepatnya pada tahun 1887. Perusahaan tersebut pertama kali merilis lembaran kupon komersial. Kupon yang dirilis tersebut nantinya bisa ditukarkan dengan sebotol sample minuman bersoda tersebut secara gratis. Dari voucher tersebut, 8 tahun kemudian, perusahaan minuman soda itu mengklaim jika produknya bisa terjual dan bahkan bisa dikonsumsi di setiap bagian negara yang ada di Amerika Serikat.

Kupon yang digunakan tersebut terlahir dari pemikiran seorang pebisnis asal Atlanta yaitu Asa Candler. Lewat penemuan Asa tersebut, perusahaan yang memproduksi minuman bersoda dengan warna coklat tersebut menjadi perusahaan yang memimpin pasar bisnis dari yang sebelumnya tidak termasuk sebagai salah satu perusahaan yang tidak diperhitungkan. Di 1887, kupon yang diberikan perusahaan minuman bersoda tersebut untuk ditukar minuman secara gratis kemudian kupon tersebut diganti dengan kupon potongan harga dengan menawarkan produk dengan harga yang lebih murah. Lewat kupon tersebut konsumen bisa memperoleh minuman bersoda itu senilai 5 sen. Hasilnya, dari penggunaan voucher potongan harga tersebut, perusahaan minuman bersoda asal benua Amerika tersebut sudah berhasil menjual 8,5 juta minuman dalam rentan waktu 1894-1913.

Dari kesuksesan perusahaan minuman bersoda tersebut, di awal 1900an, kupon yang kemudian berkembang dan menjadi voucher diskon tersebut mewabah dan menjadi salah satu strategi marketing yang efektif dan terbukti mampu untuk meningkatkan penjualan perusahaan. Pada waktu itu, voucher belanja untuk mendapatkan potongan harga tersebut tersedia untuk pembelian produk sereal dan sangat membantu warga Amerika terutama ketika terjadi Great Depression dimana masa itu menjadi masa terkelam dalam perekonomian Amerika Serikat.

Dari voucher potongan harga yang awalnya hanya bisa diperoleh dengan cara konsumen datang ke tempat tertentu misalnya ke perusahaan yang mengeluarkan voucher tersebut, berangsur berkurang. Di tahun 1992, tercatat setidaknya 7,9 milyar program diskon yang ada di Amerika Serikat lewat kupon yang diberikan oleh perusahaan atau tempat tertentu. Penyusutan dari voucher tradisional tersebut disebabkan juga karena adanya voucher diskon elektrik dan di awal tahun 2000an, di AS voucher potongan harga elektrik mengalami kepopuleran yang tinggi.

Di era modern saat ini terutama ketika bisnis e-commerce mengalami perkembangan yang sangat pesat, voucher belanja elektrik menjadi daya tarik tersendiri. Untuk mendapatkan voucher potongan harga tersebut dapat Anda bisa mencari dan memperolehnya dengan cara berikut:

1. Dari newsletter perusahaan seperti toko online tertentu.

2. Dari promo yang diberikan oleh perusahaan misalnya lewat media sosial resmi atau media atau partner dari perusahaan tersebut.

3.   Dari online shop sendiri.

4. Dari suatu website yang khusus menyediakan voucher untuk berbelanja.
Kuis/dari hasil menjawab pertanyaan yang diberikan oleh perusahaan yang menerbitkan voucher untuk belanja tersebut.

5. Dari penggunaan kartu kredit.
Pembelian suatu barang dengan minimal harga tertentu, misalnya Rp 200 ribu untuk mendapatkan voucher untuk belanja sebesar Rp 50.000.

You Might Also Like

No Comments

Leave a Reply