Sponsored Post

4 Tips Agar Tidak Tertipu Saat Membeli Mobil Baru

Tips membeli mobil baru

Usia pernikahan kami tahun ini insya Allah akan genap 3 tahun. Selama 3 tahun ke belakang, banyak sekali satu persatu impian kami diizinkan tercapai oleh Allah. Banyak impian yang belum terjawab, memang. Salah satunya adalah memiliki rumah dan mobil baru. Kalau disuruh milih rumah dan mobil, mungkin kami akan memilih mobil. Karena kami suka sekali jalan-jalan dan anak-anakpun terlibat. Kalau ke mana-mana masih naik motor, jarakpun menjadi kendala. Kami tidak bisa berkendara saat hujan, saat malam, dan tidak bisa mengunjungi kampung halaman Ayahnya anak-anak.

Nah, mulai dari sekarang, kami udah sering nyari referensi harga mobil baru sembari berdoa agar Allah memuluskan rencana kami. Dulu sih sering malu kalau ke dealer resmi sebab belum tau mau beli mobil yang mana. Tapi sekarang ga perlu malu sebab dealer resmi sudah bisa diakses via online.  

Sebelum memutuskan membeli mobil, ada baiknya kita pelajari dulu suku cadang mobil yang dijual sesuai selera dan budget keuangan kita. Biasanya, satu dealer resmi akan menjual mobil yang berbeda dengan dealer resmi lainnya. Yang penting adalah jangan sampai tertipu. Sebab, meskipun belanja di dealer resmi, pelanggan acapkali menjadi korban penipuan. Nah, hasil ngobrol-ngobrol pribadi tentang kasus penipuan ini dan tips-nya bagaimana, sudah saya rangkum nih di bawah.

Tips Bebas Penipuan Saat Membeli Mobil di Dealer

Setiap dealer resmi punya kebijakan dan prosedur tersendiri dalam melayani transaksi pembelian maupun pemesanan mobil tipe tertentu (indent). Intinya dealer kadang kala tidak mengetahui ada sales di tempatnya yang berkoar tidak benar sekedar menggaet pembeli. Mungkin pula sales ini mengambil uang konsumen tanpa melaporkannya ke bagian admin pembelian ataupun accounting. Bagaimana kalau sudah begini? Phak berwajib jadi solusinya. Tapi, untuk tidak mengulang kejadian, ada baiknya kita berhati-hati dan cerdas saat berhadapan dengan sales dealer tersebut. Bagaimana caranya?

Ketahui prosedur membeli mobil secara umum

Menghindari kasus penipuan bisa dilakukan dengan lebih mudah asalkan tahu bagaimana prosedur umum membeli mobil baru. Baik untuk transaksi kredit maupun tunai, sehingga bisa mengecek apakah transaksi yang dilakukan sudah sesuai prosedur atau malah ditipu sales?

Pastikan DP diserahkan usai survei leasing dilakukan

Khusus untuk pembelian mobil baru secara kredit tentu perlu menyerahkan uang tanda jadi, berkisar antara Rp 1.5 juta sampai Rp 10 juta untuk mobil kelas mewah. Penyerahan uang tanda jadi ini bisa dilakukan sebelum leasing melakukan survei dan usahakan menerima kuitansi. Selain itu untuk pembayaran uang muka atau DP wajib dilakukan usai survei dilakukan oleh leasing sehingga sudah tahu aplikasi kredit diterima atau ditolak. Tapi ada baiknya kita beli tunai agar terhindar riba juga, ya kan? :)

Menerima kuitansi sesuai jumlah uang yang diserahkan,

Ceki-ceki tiap terima kuitansi, ya! Setiap transaksi pembayaran untuk keperluan apapun, entah uang tanda jadi, DP, biaya administrasi tertentu, dan lain sebagainya. Usahakan untuk selalu menerima kuitansi sehingga menunjukan transaksi yang dilakukan memang sah. Cek pula informasi yang tertera di dalam lembaran kuitansi tersebut apakah nominalnya sudah sesuai atau belum. Kemudian pastikan pula dibubuhi materai bila diperlukan terlebih untuk dana di atas Rp 2 juta sebagai jaminan keamanan.

Selalu lakukan pembayaran usai menerima konfirmasi,

Pembayaran untuk uang muka maupun setoran pertama di bulan berikutnya wajib dilakukan usai menerima konfirmasi. Konfirmasi ini diberikan oleh leasing jika memang aplikasi kredit mobil diterima oleh pihak mereka. Jika belum menerima konfirmasi maka usahakan untuk menunda keinginan membayar transaksi model apapun. Sebab bisa jadi tujuan sales untuk mendapatkan dana tambahan pribadi, tentunya uang yang dibayarkan tidak diterima dealer. Maka teliti dan hati-hatilah saat bertransaksi dengan sales di dealer mobil resmi.

Sudah tau, kan? Sudah siap berburu mobil? Jangan lupa tetap waspada dan berhati-hati, ya. Kalo suami saya sering bilang gini tiap belanja, “Jangan keliatan pengennya, tar dimahalin yang jual.” Hehehe :*

You Might Also Like

1 Comment

  • Reply
    Ipeh Alena
    3 September 2017 at 08:30

    Ternyata beli mobil bekas itu ga semudah yang dibayangkan, ya. Butuh perhatian ekstra justru ya. Sipp. sudah dicatat, Dek Ayi, biar nanti pas beli mobil gak kaya beli kucing dalam karung.

  • Leave a Reply