Sponsored Post

Pengalaman Upgrade Kartu Telkomsel Ke Jaringan 4G LTE

img-20160921-wa0002

Sudah lama sekali Telkomsel menjadi teman setia saya. Sejak hape tinut-tinut alias HP yang cuma bisa telfon dan SMS, sampai HP touch screen yang support jarinhan 4G LTE seperti sekarang ini. Nomor yang saya gunakan sejak dahulu pun sama sekali tidak berganti sangking setianya sama provider yang satu ini #cieelah

Kenapa saya menggunakan Telkomsel? Karena telkomsel sudah terbukti kecepatan providernya. Bahkan sinyalnya tidak gampang hilang kalau sedang ke luar kota, seperti contohnya ke Takengon yang dataran tinggi, juga ke kota-kota kecil di Aceh lainnya. Jadi, meskipun sedang tidak berada di pusat kota Banda Aceh, saya tetap terhubung ke internet dan bisa melakukan sms maupun telfon.

Untuk internetan, biasanya saya selalu membeli kartu telkomsel 4G LTE sekali pakai. Saya rasa lebih hemat begitu. Apalagi hp saya support untuk dual SIM. Namun kadang-kadang terasa sayang sendiri, karena kondisi baterai yang terus dicabut paksa karena memasukkan kartu internetan sekali pakai itu. Tapi apalah daya, daripada beli pulsa dan cuma dapat jaringan 3G, mending beli kartu 4G sekali pakai saja. Begitu pikir saya saat itu.

Namun, tidak begitu dengan suami saya. Hp beliau tidak support untuk dual SIM sehingga acapkali beliau membeli paket melalui MyTelkomsel. Karena hp beliau sudah support 4G, Juli yang lalu akhirnya resmi mengupgrade kartu lamanya ke 4G LTE di Grapari Banda Aceh. Bisa? Bisa banget. Nomornyapun ga berubah. Tetap nomor yang lama.

Setelah upgrade ke 4G, banyak sekali paket data yang terjangkau, contohnya saja pada paket lebaran dari Telkomsel yang lalu. Abang memakai paket data 16 GB dan hanya membayar 100ribu dengan cara mengisi pulsa saja. Asik sekali ya? Jadi tidak perlu buka-buka baterai untuk memasukkan kartu sekali pakai untuk internetan.

Sayapun mengutarakan bahwa ingin juga diupgrade ke 4G LTE. Kamipun pergi ke Grapari Banda Aceh dan diberi nomor antrian. Tidak perlu menunggu lama, kamipun langsung dipanggil. Mas-mas CSnya hanya meminta KTP diri dan selanjutnya kita dituntun memasukkan